mobi ↠ doc Tahta MahameruFree µ insolpro

Azzura Dayana ↠ Tahta Mahameru book

mobi ↠ doc Tahta Mahameru Free µ insolpro ✓ [Reading] ➳ Tahta Mahameru ➻ Azzura Dayana – Insolpro.co.uk “Mahameru Puncak Abadi Para Dewa” Ikhsan memandang Mahameru lagi “Apakah itu artinya Allah tidak punya tempat di sana?”Faras si gadis kutu buku asal desa Ranu Pane hanya bisa mengangkat tingg“Mahameru Puncak Abadi Para Dewa” Ikhsan memandang Mahameru lagi “Apakah itu artinya Allah tidak punya tempat di sana?”Faras si gadis kutu buku asal desa Ranu Pane hanya bisa mengangkat tinggi kedua alisnya“Seperti aku kamu juga tidak tahu banyak tentang tahta Mahameru?” tanyanya lagiTahta Mahameru?Itulah salah satu dari tiga pertanyaan tak terjawab dari Ikhsan kepada Faras Masing masing diajukan dalam tiga pertemuan singkat mereka sebelum mendaki gunung tertinggi di Pulau Jawa itu Pendaki gunung berwatak keras dari keluarga yang penuh kebencian ini menjadikan Mahameru sebagai peredam sesaat jiwanya yang penuh dendam Namun kege what a great novel dari Azzura Dayanaini bukan sebuah review saya hanya ingin memberikan kesan novel yang benar2 sangat recommended untuk dibaca memberikan banyak pelajaran untuk kita dalam menjalani hidup; melupakan dendam belajar memaafkan dan menerima secara tulus memperbaiki diri dan sebagainya saya sungguh mendapatkan banyak hal berharga dari novel ini Oh ya untuk ending dari novel ini saya tidak pernah berpikir itu menggantung buat saya justru ending yang seperti itulah yang pas untung novel seperti ini tambahan saya semakin penasaran pengen ke Mahameru

book ☆ Tahta Mahameru ↠ Azzura Dayana

Tiran semakin memuncak sampai akhirnya ia benar benar membalas dendam dan hidup terasing Faras sang teman baik yang merasa bersalah dalam terseretnya Ikhsan ke ujung tanduk menelusur jejak sang pendaki hingga melintasi pulau Ia ditakdirkan bertemu dan seperjalanan panjang dengan Mareta seseorang yang ternyata terkait dalam dendam keluarga IkhsanApa sebenarnya yang terjadi pada Ikhsan setelah menghilang tiga tahun? Lalu masih pentingkah Faras mengungkap semua jawab atas pertanyaan esensial Ikhsan yang dulu melalui keajaiban demi keajaiban dalam pendakian Mahameru yang mungkin tak terlihat selama ini?Tahta Mahameru sebuah novel yang tak hany Apa yang ada di pikiran seorang gadis sehingga rela menempuh rangkaian perjalanan panjang hanya bermodal foto foto yang diterimanya lewat e mail? Pertanyaan itulah yang menghantui pikiran saya sepanjang membaca buku ini Altitude 3676 Takhta Mahameru ini ditulis dengan apik oleh Azzura Dayana dengan membawa pembaca ikut serta dalam petualangan Faras seorang gadis lugu dari Ranu Pane di kaki gunung Semeru Faras yang seorang tamatan SMA nyatanya bukanlah gadis desa biasa Kegemarannya membaca buku membuatnya memiliki pemikiran yang maju dan terbuka Ia menjadi gadis cerdas yang gemar menghapalkan larik larik dari penyair favoritnya Kahlil Gibran “Kahlil Gibran juga yang mengatakan ‘Berilah aku telinga maka aku akan memberimu suara’ Itulah mengapa tadi kubilang harusnya aku mendapatkan cerita setelah kukatakan aku siap menyimak” Faras hal 93Gadis ini kemudian ditakdirkan berjumpa dengan seorang pemuda bernama Raja Ikhsan Berbeda dengan Faras yang tipikal peramah dan supel Ikhsan justru sebaliknya Ia adalah lelaki yang tumbuh dengan menabung dendam kesumat di dadanya Terlahir dari seorang wanita yang merupakan istri kedua Ikhsan harus menerima kenyataan saat ternyata ayahnya justru kembali ke pelukan istri pertamanya Tidak hanya sampai di situ istri tua ayahnya itu terus meneror ibunya yang dianggap sebagai perusak rumah tangga mereka Tidak heran jika kemudian pemuda ini memiliki sepuluh alasan untuk membunuh ayahnya sendiri lelaki yang ia anggap menjadi penyebab segala penderitaan yang ia alami Juga tentu saja membalas teror kepada istri ayahnya yang disinyalir telah menyebabkan ibunya bunuh diri Tidak cukup dengan dua tokoh yang bersebrangan kepribadian itu penulis juga menampilkan Mareta seorang gadis kaya yang hidup dengan segala modernitasnya Pertemuannya yang tidak terduga di Borobudur dengan Faras justru mengantarkan keduanya menjadi rekan seperjalanan hingga tiba di Bira sebuah daerah di Sulawesi Selatan Mareta cewek metropolitan itu tentu nampak bagai langit dan bumi dengan Faras yang berjilbab rapi dengan tutur kata yang terjaga Ketiga tokoh ini terlibat dalam rangkaian cerita yang disajikan dengan alur maju mundur dan sudut pandang Faras Mareta dan Ikhsan secara bergantian Tiga kepribadian berbeda yang ternyata terhubung pada satu benang merah Tiga sudut pandang ini memberikan ruang kepada pembaca untuk lebih menyeksamai tiap karakter tokoh tokoh tersebut serta memandang setiap kejadian di dalam cerita lewat angel yang berbeda beda Hal ini membuat pembaca memiliki pengetahuan yang utuh tentang berbagai konflik di dalam novel ini Perjumpaan antara Ikhsan dan Faras yang hanya terjadi tiga kali saat Ikhsan hendak mendaki Semeru rupanya menjadi asal muasal dari cerita ini Selanjutnya hubungan yang aneh –kadang manis namun bisa berubah menjadi dingin antara Faras dan Ikhsan kemudian terus berlanjut lewat cara yang tidak kalah anehnya; e mail satu arah dari Ikhsan yang berisi foto foto tempat yang ia dikunjungi selepas perpisahannya dengan Faras di Ranu Pane Atas dasar itulah Faras menelusuri jejak Ikhsan hingga pergi ke Borobudur menyebrang ke Pulau Sulawesi menuju Bira di Bulukumba lalu kembali lagi ke kampung halamannya di kaki gunung SemeruSatu per satu kejadian yang melatarbelakangi cerita ini terkuak di setiap lembaran bukunya Pembaca pun dikocok emosinya lewat ketegangan demi ketegangan saat mengikuti hidup Ikhsan yang keras dan penuh dengan rencana sadis Pada satu titik mungkin pembaca pun akan ikut kebingungan pada kepribadian Ikhsan yang tiba tiba berubah menjadi begitu peduli dan bijaksana pada sebuah keluarga di Bira yang menjadi sedemikian suram ketika kehilangan dua anak mereka Anak gadis yang dibawa pergi oleh kekasihnya karena tidak direstui oleh keluarganya dan yang lelaki mati muda saat mengejar pemuda yang membawa lari adik perempuannya itu Tragedi itu berkaitan dengan aturan adat guna menjaga kehormatan keluarga mereka Jika pembaca tidak jeli mengikuti ‘penjelasan dari penulis’ lewat flashback kejadian sebelum peristiwa tersebut mungkin pembaca akan menilai adanya inkonsistensi dalam penggarapan karakter Ikhsan Mengapa seolah oleh dengan mudahnya warna hati pemuda itu menjadi berubah? Berbagai ketegangan dari kehidupan Ikhsan yang begitu semrawut akan tercairkan saat mengikuti tiap deskripsi setting yang dipaparkan dengan detail oleh sang penulis Dalam hal ini terasa betul betapa penulis sangat menguasai latar tempat yang ia gunakan Keindahan Borobudur eksotisnya Bira kebudayaan dan sejarah suku Bugis yang gagah berani bahkan tentang adat yang masih dipegang kokoh oleh sebagian masyarakatnya serta keelokan pemandangan alam yang disuguhkan dalam pendakian menuju Puncak Mahameru Penulis yang juga seorang backpacker dan gemar panjat gunung ini juga menuturkan dengan apik tentang berbagai tetek bengek pendakian Semeru yang seru dan menegangkan Selain itu di beberapa bagian buku ini juga mengutip petikan syair nasyid dan lagu serta sajak sajak yang memesona dan menyimpan makna mendalam “Menjadi air harus menjadi ricik Sampai sampai hujan yang kesekian kerap juga menemani perjalanan cinta kita Hujan di langit itu Hujan di matamu” Sajak Kecil tentang Cinta Sapardi Djoko Damono Faras hal 113Layaknya ciri khas buku terbitan Indiva yang lain buku ini juga tidak melulu hanya berupa rangkaian cerita tanpa makna Idealisme dan nilai nilai religius dan spiritual juga terasa kental di dalamnya “Kata apa lagi yang sanggup kami ungkapkan untuk memuji Allah” tambah Faras dalam gumamnya “Untuk semua kehebatan penciptaan ini Padahal Mahameru baru satu bagian kecil saja dari seluruh ciptaanNya di semesta raya” Faras hal 413Bahkan hubungan antara Faras dan Ikhsan juga tidak dieksplorasi dari sudut romantika belaka namun lebih kepada tanggung jawab antar sesama muslim untuk saling menasihatkan kepada kebaikan Namun hal ini bisa saja justru menjadi sebuah bumerang saat pembaca akhirnya bertanya tanya bagaimana sebenarnya perasaan antara Faras dan Ikhsan? Ya tak ada gading yang tak retak Setidaknya saya menemukan sebuah kejanggalan dalam novel bercover pemandangan ‘negeri awan’ dari atas gunung ini “Iya saking sayangnya aku padanya sampai aku ingin kubunuh suaminya” Ikhsan hal115 Kalimat ini tentu lebih enak dibaca jika kata ‘aku’ yang kedua dihilangkan Semoga ini hanya kesalahan pengetikan belaka Lalu apa sebenarnya hubungan Mareta dengan Ikhsan? Dan mengapa Faras tidak kunjung menemukan Ikhsan meski telah mengikuti petunjuk foto dalam e mail yang ia terima? Apa yang hendak disampaikan gadis itu hingga rela menempuh perjalanan yang begitu jauh? Dan sanggupkah Ikhsan menanggalkan semua kebencian dan dendam yang ia pelihara? Begitu jauh para tokoh ini melanglang buana Namun layaknya kehidupan terkadang jawabannya justru ditemukan pada titik mula Maka semua pertanyaan itu pun terkuak di Ranu Pane dan terjawab dengan tuntas ketinggian 3676 meter di atas permukaan laut di Puncak Mahameru Lewat Altitude 3676 Takhta Mahameru ini Azzura Dayana berhasil mengusung nilai nilai kehidupan yang dipaparkan dengan begitu halus dan cerdas plus dengan gaya bertutur yang indah dan tidak menggurui Karena itulah novel ini tentu sangat layak untuk dibaca dan direnungi Selamat

ePub Tahta Mahameru

Tahta MahameruA menyajikan rangkaian peristiwa luar biasa tentang kehidupan anak manusia tapi juga menyuguhkan petualangan tokoh tokohnya dari satu daerah ke daerah lain menghadirkan sisi religi yang menggugah dan ikut mengupas latar adat suku Bugis yang kental dan terkenal akan kapal pinisi mereka Serta tentu saja pendakian Gunung Mahameru yang berbeda dari biasanyaMore detailsTokoh utama Raja Ikhsan Faras Mareta nama2 terinspirasi dari nama murid murid penulisSudut pandang orang pertama dari tiga tokoh utama di atas secara bergantianAlur maju mundurSetting Borobudur Surabaya Ranu Pane Semeru Mahameru Bromo Makassar Tanjung Bira JakartaHarga buku Rp550 Judul buku Altitude 3676 Takhta MahameruPenulis Azzura DayanaPenerbit IndivaISBN 978 602 8277 92 1Tebal halaman 416 cmUkuran 20 cmHarga Rp 59000Berawal dari pertemuan Faras dengan Mareta di kompleks Candi Borobodur kemudian menelusuri jejak Raja Ikhsan di Tanjung Bira hingga Semeru Ketiga tokoh tersebut menjadi sudut pandang cerita yang dikemas apik oleh Azzura Dayana penulis novel Altitude 3676 Masing masing tokoh dideskripsikan dengan jelas Faras seorang gadis desa Ranu Pane yang ramah baik terhadap siapa saja termasuk kepada sosok pendendam Raja Ikhsan Mareta sang petualang backpacker dari Jakarta ternyata memiliki panggilan khusus terhadap Raja Ikhsan yaitu monster Ada apa hubungan antara Faras Mareta dan Raja Ikhsan? Mengapa Faras bersikeras mengejar jejak Raja Ikhsan?Selain mereka muncul tokoh yang bernama Fikri Ketua tim pendaki Gunung Semeru ini memiliki hikayat hidup yang penuh pengorbanan Meski memiliki sifat berlainan dari Raja Ikhsan mereka bisa bersahabat hingga menaklukkan gunung Semeru yang berketinggian 3676 di atas permukaan air laut Pendakian gunung hampir dilakukan setiap tahun sebagai ritual memperingati kemerdekaan RI Dari pendakian itulah mereka mengenal sosok Faras sebagai putri awan yang hatinya bersih bak malaikatPencarian tentang makna hidup perjuangan untuk menghilangkan rasa dendam pengabdian terhadap orang tua serta pengenalan terhadap Sang Pencipta menjadi kunci hikmah yang terdapat di dalam novel Bait bait syair lagu kata kata bertenaga dan kepingan hadits yang terselip menjadi renungan tersendiri bagi pembaca“Dari Abu Abbas Rasulullah bersabda ‘Jagalah Allah niscaya engkau akan bersama Nya Kenalilah Allah di waktu lapang niscaya Ia mengenalimu di waktu susah Ketahuilah bahwa segala perbuatan salahmu belum tentu mencelakaimu dan musibah yang menimpamu belum tentu akibat kesalahanmu Ketahuilah bahwa kemenangan berserta kesabaran kebahagiaan berserta kedukaan dan setiap kesulitan ada kemudahan” Di Bawah Purnama – 107“Kata Kahlil Gibran arti penting manusia adalah bukan pada yang dia raih melainkan lebih pada apa yang ingin dia raih” Putri Awan – 93“Sesuatu yang kita cintai tapi sempat hilang lama dari hidup kita pastilah bahagia dan haru birunya tak terhingga ketika sesuatu itu kita saksikan kembali Mahakarya – 194Ada konflik batin dan fisik yang diceritakan oleh masing masing sudut pandang tokoh dari sisi berbeda Hal ini memudahkan para pembaca seperti saya untuk mengetahui isi hati dari masing masing tokoh Kesalahan tata bahasa cetakan pertama dari novel ini tidak ditemukan sedikitpun Perjalanan alur maju mundur tidak menjadi sebuah kebingungan Kekurangannya deskripsi latar cerita menjadi hal subjektif yang tidak bisa berkembang luasNovel berketebalan 416 halaman ini bukan hanya menyajikan keindahan dua danau cantik di Semeru Ranu Pane dan Ranu Kumbolo melainkan juga pesona kearifan lokal di daerah Celebes kemegahan pinisi di Bulukumba dan keindahan Tanjung Bira di Provinsi Sulawesi Selatan Wow begitu banyak situs wisata nusantara yang belum saya jelajahiMulai dari menyusuri pantai hingga mendaki gunung adalah bentuk tafakur alam kepada Sang Pencipta Dari sini muncul sebuah keberanian untuk mencari kebenaran ketenangan dan kebahagiaan Seperti dalam novel 5 cm novel ini bukanlah suatu cerita tentang perjalanan alam ‘biasa’ namun lebih dari itu yaitu perjalanan hati seorang manusia untuk mengenal Tuhannya dengan baik“Kamu bisa jelaskan padaku sebelas alasan kenapa aku harus shalat?” Pendekatan – 24Takhta Mahameru Di tempat tertinggi pulau Jawa tersebut Raja Ikhsan akan menemukan selaksa alasan kenapa ia harus shalat cara move on dan menghilangkan rasa dendam kesumat kepada Ayahnya Ayat ayat cinta dari Al A’raf akan menjadi cahaya di jiwanyaEmpat bintang deh buat buku ini